Perusahaan TV cable di Belanda, Nos, memperingatkan penggunaan jaringan
4G dapat mengganggu atau mendistorsi penerimaan sinyal televisi.
Akibatnya, sejumlah stasiun TV ternama yang hadir di Belanda tidak dapat
dinikmati secara optimal oleh beberapa pemilik TV di Belanda.
Penyebab utama distorsi tersebut lantaran beberapa frekuensi jaringan
4G yang digunakan operator seluler maupun ISP di Belanda ternyata sama
dengan yang digunakan sejumlah stasiun penyiaran televisi. “Ini terlalu konyol KPN (operator seluler) menggelar 4G dan kita dibiarkan dengan masalah ini,” kata juru bicara Nos.
Lebih lanjut pihaknya mengatakan, seperti dilansir dari Dutch News,
dampak terburuk dari hal tersebut terkadang pengguna mengalami
kehilangan siaran TV-nya. Sekalipun siarannya tidak hilang, namun
kualitas layarnya mengalami distorsi atau “banyak semutnya”.
Di kota-kota besar di Belanda pun telah mengeluhkan masalah ini
karena telah berpengaruh terhadap beberapa siaran favoritnya, baik lokal
maupun internasional. Adapun siaran lokalnya seperti Nederland1 di
kawasan Harderwijk, sementara siaran internasionalnya seperti Eurosport
dan BBC1 terjadi di Veendam.
Bila memang seandainya ingin mendapatkan kestabilan pada tayangan TV
favoritnya, perusahaan tersebut menyarankan agar rumah tangga di Belanda
menggunakan kabel terisolasi yang lebih baik. Ini guna mengurangi
kemungkinan distorsi akibat jaringan internet yang diluncurkan pada
musim panas 2012 silam itu terjadi.
Masalah distorsi siaran TV akibat jaringan 4G inipun bukan hanya
terjadi di Belanda. Pada pertengahan 2013 lalu, jutaan rumah di Inggris
telah menderita gangguan sinyal TV setelah ribuan menara pemancar
jaringan (BTS) 4G diaktifkan. Penyebabnya pun serupa dengan yang terjadi
di Belanda. Tiga operator seluler terbesar di Inggris, yakni O2, 3
Mobile dan Vodafone menggunakan frekuensi yang hampir sama dengan
Freeview TV. Tiga operator tersebut menggunakan frekuensi 800MHz
sementara Freeview TV berfrekuensi 700MHz. Semoga bermanfaat, terimakasih dan salam persahabatan :)
Popular Posts
Jumat, 14 Februari 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar